Sabtu, 21 November 2009

KODA ATA KELAKE

Basa piin kia tite yang beten tawa gere toir ke tun hala nekun taan polo toi hena tutu dore pain berua kia a hala sebole.Koda kenirin piin tutu marin pe onen basa adat.Goe bain di nekun ketuun hala.Goe morit te uli wohon hamu taan marin taan be ge nai di koi ketun hala.

Haek ke kaka arin sempa basa koda kenirin goen piin sudi onem tulis marin kame ana menuren tawa gere wi ka.

Rae lewo tana peen niku atak kediken tene hena naan tobo tutu koda ata kelake,ata ke diken gampa hala.Rae marin koda pelatin weli ape luran onen pai.

Tiu tia bosu nona kaka arin weken kaen ,leron tou goe balik rae kodi gete mio kaan ketun polo bisa marin ata kediken weken kaen getan......

Sabtu, 14 November 2009

TETI KOWA LOLON

Jangan Menangis Mama

Bu Sally segera bangun ketika melihat dokter bedah keluar dari kamar operasi .
Dia bertanya dengan penuh harapan:
Bagaimana anakku? Apakah dia dapat disembuhkan?
Kapan saya boleh menemuinya?
Dokter bedah menjawab, "Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tapi
sayangnya anak ibu tidak tertolong"
Bu Sally bertanya dengan hati remuk, "Mengapa anakku yang tidak berdosa bisa terkena kanker? Apa Tuhan sudah tidak peduli lagi?
Di mana Engkau Tuhan ketika anak laki-lakiku membutuhkanMu? "
Dokter bedah bertanya, "Apa Ibu ingin bersama dengan anak ibu selama beberapa waktu?
Perawat akan keluar untuk beberapa menit sebelum jenazahnya dibawa ke universitas. " Bu Sally meminta perawat tinggal bersamanya saat dia akan mengucapkan selamat jalan kepada anak lelakinya. Dengan penuh kasih dia mengusap rambut anaknya yang hitam itu.

"Apa ibu ingin menyimpan sedikit rambutnya sebagai kenangan?" perawat itu bertanya.
Bu Sally mengangguk. Perawat memotong sedikit rambut dan menaruhnya di dalam kantung plastik untuk disimpan.
Ibu Sally berkata, Jimmy anakku ingin mendonorkan tubuhnya untuk
diteliti di Universitas. Dia mengatakan mungkin dengan cara ini dia
dapat menolong orang lain yang memerlukan.
"Awalnya saya tidak membolehkan tapi Jimmy menjawab, 'Ma, saya kan sudah tidak membutuhkan tubuh ini setelah mati nanti. Mungkin tubuhku dapat membantu anak lain untuk bisa hidup lebih lama dengan ibunya.. "
Bu Sally terus bercerita, "Anakku itu memiliki hati emas. Jimmy selalu
memikirkan orang lain. Selalu ingin membantu orang lain selama dia bisa melakukannya. "

Bu Sally meninggalkan rumah sakit setelah menghabiskan waktunya selama enam bulan di sana untuk merawat Jimmy...
Dia membawa kantung yang berisi barang-barang anaknya. Perjalanan pulang sungguh sulit baginya. Lebih sulit lagi ketika dia memasuki rumah yang terasa kosong.
Barang-barang Jimmy ditaruhnya bersama kantung plastik yang berisi
segenggam rambut itu di dalam kamar anak lelakinya.
Dia meletakkan mobil mainan dan barang-barang milik pribadi Jimmy,
anaknya, di tempat Jimmy biasa menyimpan barang-barang itu.
Kemudian dibaringkan dirinya di tempat tidur.Denganmembenamkan
wajahnya pada bantal, dia menangis hingga tertidur.. Di sekitar tengah malam, bu Sally terjaga. Di samping bantalnya terdapat sehelai surat yang terlipat.

Surat itu berbunyi:
"Mama tercinta,
Saya tahu mama akan kehilangan saya; tetapi saya akan selalu mengingatmu ma dan tidak akan berhenti mencintaimu walaupun saya sudah tidak bisa mengatakan 'Aku sayang mama'.
Saya selalu mencintaimu bahkan semakin hari akan semakin sayang padamu ma. Sampai suatu saat kita akan bertemu lagi. Sebelum saat itu tiba, jika mama mau mengadopsi anak lelaki agar tidak kesepian, bagiku tidak apa-apa ma . Dia boleh tidur di kamarku dan bermain dengan mainanku. Tetapi jika mama memungut anak perempuan, mungkin dia tidak melakukan hal-hal yang dilakukan oleh kami, anak lelaki. Mama harus membelikannya boneka dan barang-barang yang diperlukan oleh anak perempuan. Jangan sedih karena memikirkan aku ma. Tempat aku berada sekarang begitu indah. Kakek dan nenek sudah menemuiku begitu aku sampai di sana dan mereka menunjukkan tempat-tempat yang indah. Tapi perlu waktu lama untuk melihat segalanya di sana .
Malaikat itu sangat pendiam dan tampak dingin.. Tapi saya senang
melihatnya terbang. Dan apa mama tahu apa yang kulihat? Yesus tidak terlihat seperti gambar-gambar yang dilukis manusia. Tapi, ketika aku melihat-Nya, aku yakin Dia adalah Yesus. Yesus sendiri mengajakku menemui Allah Bapa! Tebak ma apa yang terjadi? Aku boleh duduk di pangkuan Bapa dan berbicara dengan-Nya seolah-olah aku ini orang yang sangat penting.
Aku menceritakan kepada Bapa bahwa aku ingin menulis surat kepada mama untuk mengucapkan selamat tinggal dan kata-kataku yang lain. Namun aku sadar bahwa hal ini pasti tidak diperbolehkan- Nya. Tapi mama tahu, Allah sendiri memberikan sehelai kertas dan pensil-Nya untuk menulis surat ini kepada mama.

Saya pikir malaikat Gabriel akan mengirimkan surat ini kepadamu ma.
Allah mengatakan akan menjawab pertanyaan mama ketika mama bertanya 'Di mana Allah pada saat aku membutuhkan- Nya?' Allah mengatakan Dia berada bersama diriku seperti halnya ketika putera-Nya Yesus disalib.

Dia ada di sana ma, dan dia selalu berada bersama semua anak.
Ngomong-ngomong, tidak ada orang yang dapat membaca apa yang aku tulis selain mama sendiri. Bagi orang lain, surat ini hanya merupakan sehelai kertas kosong. Luar biasa kan ma? Sekarang saya harus mengembalikan pensil Bapa yang aku pinjam..

Bapa memerlukan pensil ini untuk menuliskan nama-nama dalam Buku Kehidupan.. Malam ini aku akan makan bersama dengan Yesus dalam perjamuan-Nya. Aku yakin makanannya akan lezat sekali...
Oh, aku hampir lupa memberitahukanmu ma. Aku sudah tidak kesakitan lagi. Penyakit kanker itu sudah hilang. Aku senang karena aku tidak tahan merasakan sakit itu dan Bapa juga tidak tahan melihat aku kesakitan.

Itulah sebabnya mengapa Dia mengirim Malaikat Pembebas untuk
menjemputku. Malaikat itu mengatakan bahwa diriku merupakan kiriman istimewa! Bagaimana ma?
Salam kasih dari Allah Bapa, Yesus & aku. (Setan akan menghalangi surat ini)
Sempatkan diri anda selama 60 detik saja untuk meneruskan surat ini dan anda akan menyelamatkan banyak orang yang percaya untuk saling
mendoakan. Kemudian heninglah sebentar dan rasakan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam hidup anda agar anda melaksanakan perbuatan yang dikehendaki oleh Bapa "Ketika anda jatuh, Tuhan akan membangkitkan anda."

Kirim surat ini.

Judul: Kisah ini sungguh indah! Cobalah jangan menangis.
Kirimkan surat ini kepada 10 orang dalam tempo 2 menit dan anda melihat
bagaimana Roh Kudus menerangi hidup anda dalam tempo 1 jam. "

Amin....


"~Tuhan memberkati anda ~

Senin, 09 November 2009

Kemamu kebarek
murawana
Suka wekik
Genato salam
sobak
Rekadu
Hono ape
Roho robak
Ape dapo
Sepi sira tahan
Sapu tangan benutak bolo
Tutu koda geto
Baca naran
Weli witi bala
Petutu koda ikit waat
Bala robun
Bala ganti ilu
opu
Belake
Koda wahank
Pana hua malu
Rengki rentu
Soka selen mura ae
Gong genda
Lamak
Wawe wora
Wawe selin
Ema rekadu bapa rekadu
Tobo ohan
Witi
Leba bala
Lui e
Kewatek senai
Hone tenda
Ana suku maso lango
Loma

Senin, 02 November 2009

Mae date pe tana kamen Waibalun

Mae date pe tana kamen Waibalun

Pe rae teluma pukon dein
pe dehe ne ata nona pukon leren
goe tonga gere kolon boun tou
bele sama sekali,limat gelerek jaha
gute wato belupor miten tou terisi gere
pas teka te koton nae,lengat sama di bodo
Ape nutok tou pek ke di dera kaan pelate
tobo dahu bain sama pelemank.

Nolon lali Welo lali berua dahene gerat
hukak puko belen belola jaha.Hukak peen ekan dilawan
mesin tete ne kartupel biha kolon ra,kolon beka meten doan sain gehik
teik te hala kae.

Lali Welo..e ema e
peen hama te kelen hutun,takut Welo isek tite nekun onet berea jaha
ata iker seba ikan susa jaha nekun tite taan be sedan ait iken gele aja jaha.

Teti Wai Uto
Peen mae jaha ,kima lamak aja jaha,kima sola,nekun guit berua hena ait tenepa.

Teti Wato Gokok..ei mae peen e,taan nekut te wera belaha jaha ,leit limat sain kemuk lelen nekun taan nekut terus.wera peen belaha jaha.

Lau Nuha peen ekan dimarin muri,hetot,weda wegit,gimank,hebot tahik,bersenang peen uli sama mae,tuno wata,seok wata a weken kaen maen hamu lau nuha,taan tede harin,ikan,pasa belutu,salto heti wato lolon sain dongat rae air hukak sain lau nuha.

Pe kemamu kebarek kamen Yong Kudi raan bal roi jaha,genink terie lawan rae ata iker di kenlenge jaha.Hulan kebala gere ..ei ema goen ne…pe Elan belen pe Kapela erent we,hege ata maka kantar hala,dolo pein sain tana pemus gere di pusin hala,manuk gokok,lera gere di rae raan sole mor.

Pe tetu weken kaen piin wi …Lewo Titen ..Waibalun…”gilo gerit kemi dulat weken kaen nawa uli tou,pe dein tukan, pe naran maen ,tana maen…..WAIBALUN”

Rabu, 28 Oktober 2009

Hulan Maria

Lera noro ekan mite kae,Koko hulan tawa gere,Genta weli santo Ignatius majan marin tite weken kaen loda epul wekit weli Gua Maria susteran CIJ.Lonceng lau bapa Bene /lonceng lingkungan di alan jaha kae.Pana lerin weli Gua Maria.Soga sembayang kontas lema tali ne kantar maria ,pe nokon peen we dein di bain gelek hala,kantar Salam Maria bain onet sama di pelemank.Bapa konferia ne ran ata suster alan bain sama mae.Bain hama tite te taman Firdaus onen.Gua Maria peen lela jaha kae...lerak pukon tau tawa pe haank nae,tenaro lelet jaha ,peen arti nae atake diken leron getan sain sembayan te Ema Nona Maria erent.Mata patung ema nona Maria peen tede di nawa mae jaha,hama nae majan marin tite " no ana goen pai tobo dahe Goe"Sembayang kontas lema geto hala,sain terakhir nae ne sembayang "Hendak Berlindung" sembayang piin nekun tite mehat toire.Rae jawa Bali alant raan roi hala.Belaha di belaha jaha,wewel petutu di elen jaha hamu nekun todi taan

Goe ne wekik goen

  Nolon kene mor pa goen marin 'ekan manja wekim moen bain,moe ata kaya rayan hala' Koda piin goe kete sain pali wali . Ata iker tur...