Rabu, 25 November 2009

BUKTI LARANTUKA MASIH NOL BESAR

Goe copy te situs resmi Pemerintah Kab.Flores Timur...... 
Ekan bekel goe tali koda berua..."Rae kerian a hena ne...lewo tana kene tou,rae tematan temaka alant bisa hala,maka tuun tali tuun sain pali wali nekun tou hena rae bisa kerian raan wahak,Rae marin ata benisan hamu, a tae pohun ,bila bu....ekan opol akal ,kerian moi hala ka nenggenai,nekun Flotim hena we di ,tene tou hala ne,Ekan pehen pemek uli elen hae,doi peen tenue kame pate pajak leron getan,pe kedi rae temaka rete raan nimun raen....mio te ga hena ne...goe rae pemek peleut mio kaan wahak.....Eren pira bosu nona,kodi bain ulang muri hae..peen kia lela jaha hae......mite kenobon..piin loke ajak kae....

 +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

DUA BELAS KASUS  KORUPSI DI KABUPATEN FLORES TIMUR YANG TELAH DILIMPAHKAN KE KEJAKSAAN NEGRI LARANTUKA 
1.Pengadaan dan pemasangan Generator Set (Genset), senilai Rp.16 miliar, Tahun Anggaran 2003, 2004 dan 2005.
2.Pembangunan PT.Larantuka Hotel dan Transportasi Tahun Anggaran 2003, 2004.
3.Rehabilitasi gedung PUSTU Kelurahan Lokea Tahun Anggaran 2004.
4.Pembangunan PUSKESMAS Oka Tahun Anggaran 2004.
5.Penyalahgunaan Dana Askes oleh Bendahara Dinas Kesehatan Kab.Flotim.
6.Pengadaan Obat dan Sarana Kesehatan di RSUD Larantuka tahun Anggaran 2002, 2003, 2004.
7.Kelebihan pembayaran yang mempunyai nilai kontrak sebesar Rp.665.000.000, kepada PT. Klemens Bersaudara di Jakarta. Kegiatan Docking Kapal Siti Nirmala.
8.Kelebihan Pembayaran atas Tanah Batuata (perumahan Batuata Indah) Rp.681.000.325, dan duplikasi pembayaran senilai Rp.1.000.936.175.
9.Duplikasi kontrak dan penyelesaian proyek instalasi air bersih pada 300 rumah di perumahan Batuata Indah yang merugikan Negara sebesar Rp.417.854.304.
10.Penyalahgunaan Administrasi dan Keuangan pada PD.Gemohing.
11.Pengadaan Saran dan Prasarana penangkapan ikan pada Dinas Perikanan Tahun Anggaran 2004, 2005.
12.Pengadaan Sapi Brahma Kros pada Dinas Peternakan Tahun Anggaran 2003.
 Dari dua belas kasus di atas baru satu kasus yang sudah ada keputusan Pengadilan Negeri Larantuka yaitu kasus Penyalahgunaan Dana Askes oleh Bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, sedangkan sebelas kasus lainnya masih dalam proses.
Sumber : Banwasda Kab. Flores Timur
 
 

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Hehehe... Larantuka nol besar. Pejabat-pejabat miana take, rekan doit rakyat. Ra tobo te kursi pejabat ro gelekat lewotana hala.

Semoga dikutuk Tuhan Allah.

Nuha Waibalun mengatakan...

haaaaa......hama ne we kwe ka...kerian raen nekun tobo wejun uok te kursi ..jadi kalo raan seba kasus hama pe hutun we kia susa jaha...

Goe ne wekik goen

  Nolon kene mor pa goen marin 'ekan manja wekim moen bain,moe ata kaya rayan hala' Koda piin goe kete sain pali wali . Ata iker tur...